Selasa, 19 April 2011

MOROWLI GREEN OFFICE


SUKSESKAN MOROWALI GREEN OFFICE
Pemkab Siapkan Sanksi
MOROWALI-Program Morowali Green Office alias perkantoran hijau yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Morowali 28 Maret 2011 lalu ternyata bukan sekadar seremoni belaka.Buktinya Bupati Morowali, H Anwar Hafid telah menyiapkan sanksi tegas kepada bawahannya yang tidak serius mendukung pelaksanaan program ini.Salah satunya akan memasang bendera hitam di depan instansi yang dianggap membandel dan gagal.
Demikian ditegaskan Bupati Morowali yang diwakili Asisten Satu Asmar Amiri saat membuka pelatihan pengelolaan sampah yang digelar di aula kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali,Senin (18/4).Di hadapan 50 fasilitator dari masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) maupun instansi vertikal, Asmar meminta kepada keseluruh pimpinan SKPD serta fasilitator yang ditunjuk agar betul-betul mendukung penuh program yang digelar selama enam bulan ini.
‘’Pokoknya semua harus tanam lutut demi suksesnya program ini.Kita tidak ingin program ini hanya sekadar berjalan begitu saja tanpa memperoleh hasil yang diharapkan.Kalau ada yang tidak serius maka siap-siap saja mendapat sanksi dari pak Bupati.termasuk akan dipasangkan bendera hitam di depan kantornya,’’jelas Asmar. 
Khusus kepada Yayasan Peduli Negeri (YPN) selaku pelaksana kegiatan Morowali Green Office,Asmar mewakili Pemerintah Kabupaten Morowali sangat berterima kasih karena telah bersedia membagikan pengalaman dan ilmu kepada fasilitator yang nantinya diharapkan bisa sukses seperti yang dilaksanakan di kota dan kabupaten sebelumnya di Sulawesi Selatan. 
Dalam pelatihan teknik pengelolaan sampah Senin kemarin,dua pemateri yang dihadirkan adalah Direktur eksekutif Yayasan Peduli Negeri (YPN) Saharuddin Ridwan dan Andi Iskandar,Kepala Bidang Pertamanan Dinas Kebersihan Kota Makassar.
Saharuddin Ridwan dala materinya menjelaskan bagaimana sesungguhnya tujuan program Morowali Green Office yang baru kali pertama digelar di Indonesia Timur.Sedangkan Andi Iskandar dalam materinya membeberkan teknik pengelolaan sampah organik dan an organik serta bagaimana dampak positif dan bahaya sampah.***

Tidak ada komentar: